Selasa, 29 November 2011

Akankah Aku Menyeberangi Jembatan Itu....????

 Aku merupakan anak sulung dari 3 bersaudara, satu cowo dan satu cewe. Aku hanya seorang biasa, manusia biasa yang menjalani hidup sejengkal demi sejengkal langkah sebuah jembatan hidup yang penuh aral rintang yang menghiasi jembatan tersebut. Sebuah perjalanan cukup panjang selama 21 tahun, berawal dari saya lulus TK, SD, SMP, SMA,hingga kuliah.

Mungkin kata galau kurang tepat untuk menggambarkan keadaanku saat ini, mengapa? karena aku menganggap galau ialah sebuah peristiwa dimana seseorang tidak dapat mengontrol emosinya secara baik, dalam hal kontrol emosi yang dimaksud ialah emosi untuk menahan rasa gundah. Setelah aku tamat kuliah pada Juli 2011 lalu aku ini sebenarnya bingung, tanpa tujuan, tanpa suatu pegangan, bagaikan setitik embun yang berada pada daun talas yang setiap saat dapat terlempar kemana saja dan dimana saja. mengapa aku sedemikian labinya pada saat itu..? 

Sebenarnya setelah aku menyelesaikan studi di IPB program D3 jurusan Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi, jauh hari sebelum bulan Juli 2011 itu aku telah memikirkan bahwa aku ingin sekali dapat bekerja setelah lulus kuliah, aku ingin menerapkan semua yang telah aku pelajari selama tiga tahun ini dalam kehidupan aku ini, untuk memperhias jembatan hidup dengan kemampuanku agar aral rintangan pada jembatan hidupku tidak terlalu menyulitkan aku untuk menyeberanginya. 

Namun pada suatu hari, aku ditanya oleh orang tuaku, "Gih, kamu sudah cari informasi tentang ekstensi di perguruan tinggi belum, kamu mau kuliah lagi kan untuk dapat gelar sarjana?". Saat itu aku bingung harus jawab apa? karena pada saat itu aku memang sedang tak ingin untuk melanjutkan kuliah terlebih dahulu, karena aku ingin mencari sebuah penghasilan sendiri tanpa jerih payah orang tua. Lalu aku cari informasi tentang ekstensi jurusan gizi, dan ternyata ekstensi untuk jurusan gizi di IPB itu telah tutup untuk pendaftaran MABA ekstensi ajaran 2011. Aku bingung ternyata sudah tidak ada lagi perguruan tinggi yang membuka ekstensi. Kemudian aku iseng mencoba situs UI, dan ternyata untuk fakultas kesehatan masyarakat membuka jalur ekstensi. Namun sayang untuk jurusan gizi sudah tidak membuka untuk jalur ekstensi. Memang sulit keadaannya pada waktu itu.

Setelah aku memberitahukan ini kepda orang tuaku, ternyata mereka mempersilahkan aku untuk terserah memilih jurusan apa saja yang ada di FKM itu, walaupun aku bingung dengan jurusan apa yang hendak aku pilih nanti, lalu ku coba saja mengisi formulir pendaftaran secara online dan tanpa sadar aku memilih jurusan manajemen informasi kesehatan pada waktu itu. Mungkin waktu itu aku berpikir bahwa tadinya bahwa sewaktu D3 jurusan juga bergerak dalm bidang manajemen sehingga jika aku memilih jurusan yang identik dengan manajemen maka kuliah ku menjadi tidak terlalu lama walau berbeda jurusan dengan jurusanku sewaktu kuliah D3.

Alhamdulillah aku ternyata diterima di UI, dengan jurusan manajemen informasi kesehatan. tahap OKK (orientasi kegiatan kampus) aku lalui, aku memperbanyak dan mencari tahu tentang jurusan yang aku pilih tersebut, dan ternyata memang jurusan tersebut merupakan bukan jurusan yang banyak diminati oleh mahasiswa. Aku terus mencari informasi dan terus menerus secara berkesinambungan lalu aku ttertarik dengan sebuah jurusan yaitu K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja). Awalnya aku berpikir, apakah bisa aku untuk pipndah jurusan?? setelah bertanya-tanya dan mencari informasi ternyata untuk mahasiswa semerter pertama boleh pindah jurusan. Wah, alangkah senangnya hati ini, lalu segera kusiapkan berkas-berkas untuk mengurus pindah jurusan, dan hanya dalam selang waktu 1 hari aku bisa pindah ke jurusan tersebut.. thanks Allah Ta'ala.

Sekarang aku sudah berada di jurusan K3, semester awal ini mungkin aku belum belajar mengenai K3 karena aku hanya mengambil mata kuliah yang merupaka mata kuliah wajib fakultas. Hari demi hari kulalui dikampus baru, mengenal orang-orang baru yang sebagian besar orang tersebut lebih tua dari aku. Tapi dari semua itu aku belajar pada mereka, sharing tentang pengalaman-pengalaman mereka. 

Jadi intinya dari pengalaman ini ialah, kita memang boleh dan sangat boleh untuk berenca dan merencanakan suatu hal yang kita anggap baik oleh kita, namun pada nyatanya tak selalu rencana tersebut dapat berjalan secara mulus tanpa aral dan rintangan,rencana kita awalnya mungkin memang baik, tetapi Allah Ta'ala punya jalan terbaik untuk kita. Janganlah kita menjadi orang yang cepat menyerah dengan keadaan! Jalanilah hidup kita tanpa beban,kita harus tetap berjalan pada jemabatan hidup ini untuk menyeberang ke pulau kesuksesan. Sukses ada ditangan kita!!


https://twitter.com/#!/dentsinggih

Sabtu, 30 Januari 2010

it's about you

when I see you at first sight.. my heart say: "am I dreaming?". kamu adalah wanita tercantik yang pernah kulihat, seketika itu juga ku berfikir "is this feel love?". tiap kulihat dirinya, tubuh ini serasa kaku, tak kuasa ku melihatnya karena kecantikannya, dalam hati ingin kumengenalnya lebih jauh namun memang karena sifatku yang pemalu ku tak berani berkenalannya dengannya. hari berganti hari sampai tak terasa sudah setahun ku lalui, namun ku masih belum tahu siapa namanya? dimana rumahnya, dan sebagainya.. namun setelah ku mencari informasi tentang dirinya, alangkah bahagianya ku mengetahui namanya namun juga ada yang membuatku sangat kecewa ternyata dia sudah memiliki seseorang yang dia sangat cintai.. huff betapa hancurnya hati ini mendengarnya. namun ku kuatkan diri ku untuk menerima keadaan, setelah sekian lama kumengenalnya akhirnya kami berteman dibilang akrab namun tidak terlalu akrab, ternyata dia orangnya sangat baik tidak hanya wajahnya yang cantik tetapi hatinyapun cantik, ternyata dia sangat perhatian baik kepada teman-temannya, dan juga semua orang termasuk juga terhadapku. Ku berkata dalam hati jika kuinginkan wanita yang terbaik untukku, dialah yang tebaik untukku bukan siapapun. Suatu ketika Ku mendengar berita bahwa hubungan dia dan kekasihnya telah berakhir, pikirKu mungkin inilah kesempatan Ku untuk mendekatinya.. Kutanyakan berita itu kepada dirinya dan ternyata dia memang sudah putus hubungan, sampai akhirnya kuputuskan untuk mendekatinya. Hari demi hari ku mendekatinya Akupun telah menjadi lebih dekat dengannya.. pada suatu kesempatan yang sudah kurencanakan kuingin ungkapkan rasa ini kepadanya, namun betapa terkejutnya Aku telah mendengar bahwa dirnya sudah memiliki kekasih yang baru.. Hancur hati ini, hancur hingga sehancur-hancurnya, Ku tak bisa berkata apapun pada saat itu, pikiranKu kacau ternyata hati ini bertepuk sebelah tangan untuk kedua kalinya, lalu pada saat itu juga kumenanyakan kabar itu kepada dirinya, dan dia menjawab "ia benar ku sudah jadian dengan dirinya". Betapa terpukulnya aku mendengar pernyataan itu keluar dari mulutnya sendiri.. Ku berfikir hancurlah harapanku, Cintaku, semuanya. Saat itu juga kuungkapkan semua rasaKu terhadapnya dan semenjak saat itu ku tidak lagi berhubungan dengannya, entah dia marah atau tidak mendengar semua kenyataan perasaanKu terhadapnya.. Bertahun-tahun lamanya ku sudah tak jumpa dengannya, ku tak tahu bagaimana kabarnya sekarang. akankah ku dengannya bertemu kembali?? ku tak tahu hanya Tuhanlah yang kan bisa menjawab, dan jika ku diberi ksempatan untuk bertemu kembali dengannya, mungkin kan kuucapkan perasaanku kepadanya lagi, dan berharap dia kan menjadi milikku seutuhnya, karena Ku mencintainya sampai mati.! I miss you!!

Selasa, 03 November 2009

Testing post

Beef, potatoes, and vegetable merupakan kombinasi hidangan yang biasa disajikan sebagai main course. Hidangan yang berbahan dasar beef dapat diolah dengan banyak berbagai macam cara, contohnya dengan cara braising. Braising adalah cara pengolahan yang pengolahannya dilakukan dengan dua cara yaitu pertama dengan cara sautéing lalu setelah itu direbus.

Potatoes and vegetable merupakan hidangan pendamping yang disajikan bersama hidangan utama, atau yang biasa disebut side dish, berat dari side dish yang disajikan biasanya berkisar antara 75-100 g, sedangkan berat maindish berkisar antara 150-200 g.


BRAISED ROLLED BEEF

2 porsi

BAHAN:

Dagung has dalam 210 g

Sosis sapi 2 bh

Bawang Bombay ½ bh

Bawang putih 1 sg

Lada ½ sdt

Pala 1 sdt

Garam sckp

Cuka 1 sdm

Bouqette garni 1 ikat

LP sauce sckp

Cara membuat:

· Bawang Bombay/putih dicincang

· Daging dipipihkan laludicencam dengan bumbu halus

· Lebarkan daging, lalu letakkan sosis diujung daging, kemudian digulung dan ikat dengan benang

· Tumis bawang Bombay/putih, lalu masukkan daging dan air, lau tambahkan boqette garni, lalu rebus daging hingga lunak, jika sudah lunak angkat daging,sisa kuah dikentalkan dengan maizena yang sudah dicairkan, dan dijadikan sebagai saus.

· Potong daging melintang bundar denga tebal kira-kira 1 cm, lalu sajikan dalam dinner plate bersama green bean dan parsleyed potatoes.

about brownies

2.1 Definisi Brownies

Sebuah brownies atau brownies cokelat adalah seseorang dari Amerika menemukan makanan penutup atau makanan ringan: semi-flat persegi atau bar, dibuat dengan cokelat dan panggang dalam lembar panci, sesuatu yang seperti cokelat padat kue. Brownies 'kerapatan berkisar dari fudgy untuk kue-suka. brownies mungkin menampilkan berbagai topping dan bahan-bahan seperti frosting, kacang, krim keju, dan chocolate chips. Kotak makan brownies adalah umum tarif, biasanya dimakan keluar dari tangan, dan sering disertai dengan susu atau kopi. Mereka kadang-kadang disajikan hangat dengan es krim (à la mode) atau di atasnya dengan krim kocok, terutama di restoran. Bar serupa yang dibuat dengan gula merah dan tidak ada cokelat disebut blondie. Brownies juga dipanggang dalam panci dalam oven tradisional serupa dengan brownies yang dipanggang (Anonim, 2008).

Brownies dibuat dari adonan soft cookies biasanya brownies berwarna keciklatan sehinnga diklasifikasikansebagai kue coklat. Proses pembuatan serta bentuk brownies memang mirip dengan cake sehingga orang Indonesia lebih mengkondisikan brownies sebagai cake (Mudjajanto, 2009).

2.2 Cara pengolahan Brownies

Tim cokelat masak (cokelat pekat, susu atau putih) dan mentega/margarin hingga lemak benar-benar leleh, baru dimasukkan pasta cokelat atau essens.Kocok terlebih dahulu telur dan gula pasir hingga rata lalu masukkan cake emulsifier (SP, TBM atau Ovalet), kocok kembali hingga adonan kental dan mengembang, saat memasukkan tepung, sebaiknya sambil di ayak agar adonan tidak menggumpal. Selalu memasukkan cokelat bubuk di akhir pengadukan agar aroma cokelat tetap terasa, saat mencampur adonan dengan mentega leleh, aduk hingga benar-benar rata hingga ke bawah kom adonan agar hasil jadi brokus bagian bawah tidak basah.Oles loyang dengan margarin atau margarin putih baru lapisi dengan kertas roti/parchment paper (tidak perlu sekeliling loyang dilapisi kertas roti, cukup bagian bawah/dasar loyang saja). Jika ingin membuat homemade brownies kukus lapis, tuang adonan setengah bagian loyang lalu kukus setengah matang, taburi isi lalu tuang dengan adonan hingga penuh dan kukus kembali hingga matang. Saat membuat home made brownies kukus dengan lapisan, jangan pernah mengeluarkan loyang dari kukusan, penambahan isi sebaiknya dilakukan dengan posisi loyang tetap di dalam kukusan (jika kurang nyaman karena uap panas, disarankan untuk menggunakan sarung tangan). Pastikan air kukusan brownies cake sudah mendidih dan menghasilkan banyak uap. Lapisi tutup kukusan dengan serbet, meskipun kukusan sudah punya saluran untuk mengeluarkan uap air yang berlebih.Ketika loyang dimasukkan ke dalam kukusan, kecilkan api dan selalu gunakan api sedang. Api besar berpengaruh terhadap hasil akhir brownies homemade yaitu hasil jadi permukaan brownies kukus bergelombang. (yang penting, apinya sudah cukup untuk mempertahankan air kukusan tetap mendidih dan menghasilkan uap yang cukup banyak). Brokus yang sudah matang, sebaiknya langsung dikeluarkan dari kukusan. Diamkan sebentar lalu segera dikeluarkan dari loyang (jika terlalu lama di dalam kukusan, meskipun tutup kukusan sudah dibuka, bagian bawah brokus akan basah), jangan melepas kertas roti jika brokus belum benar-benar dingin agar sisi brokus tidak rusak jika kertas roti dibuka saat brokus masih panas akan merusak brownies. Jika brokus tidak habis sekali santap atau untuk bisnis brownies delivery, Anda dapat menyimpannya dalam lemari es dengan dibungkus kantung plastik atau kotak kue. Jika ingin menyantapnya, cukup dikukus sebentar selama 5 - 10 menit (Anonim, 2009).